Postingan

Semua akan baik-baik saja

Tidak ada masalah.. aku hanya enggan duduk bersama lagi dengan mereka, mendengarkan banyak sekali hal hal yang sebenarnya tidak perlu aku tahu Tidak ada masalah.. aku hanya merasa mereka juga tidak senyaman itu ketika ada aku, membatasi apa yang ingin mereka ucap karena aku banyak diam Tidak ada masalah... aku hanya lelah dengan banyak drama, hidupku sendiri sudah mengalami banyak drama Tidak ada masalah... kalian baik, aku berusaha baik, hanya kita sepertinya jadi tidak baik ketika bersama Tidak ada  masalah... tapi banyak orang yang mengira kita buat masalah ketika bersama Tidak ada masalah... iya aku mundur saja

Sulit

 Ada orang yang selalu datang dengan berjuta cerita, masalah dan tak henti bicara jika bertemu denganku, tapi aku tidak pernah nyaman mengeluarkan apa yg ada di dalam hatiku kepadanya, entahlah aku tidak pernah merasa sedekat itu dengannya, aku tidak pernah senyaman itu bertukar ceritaku dengannya. Ada orang selalu kuiyakan perkataannya, perintahnya, tapi aku tak pernah merasa dia setulus itu padaku, aku tidak merasa nyaman berdekatan dengannya. Ada orang yang merasa tau semua perasaanku, padahal aku tidak pernah seterbuka itu dengannya. Aku ini sulit, sulit menerima orang yang hadir sebagai teman sulit menganggap orang lain itu teman buatku sulit berbagi cerita walau dia sudah panjang lebar cerita denganku adakalanya aku muak dengan mereka,  aku bosan dengan basa basi bersama mereka haha hihi itu melelahkan

Ayah....

Rumah dengan pagar rendah bercelah, dikelilingi pohon cemara yang tidak begitu tinggi tapi sangat asri, aku berdiri disamping rumah itu dengan sahabatku...berbicara tentang rasa lelah yang aku rasakan, entah apa sebabnya , lalu aku menjatuhkan tubuhku di tanah, tertawa kecil sambil bergumam " persetan orang mau berkata apa ketika melihatku begini, aku cuma lelah, ingin rasanya berteriak sekuat tenagaku, meluapkan kemarahan, kekecewaan bahkan kesedihan yang saat ini kurasakan" sahabatku hanya tertawa melihat tingkahku lalu aku berjalan di samping pohon cemara tersebut, mengitari rumah itu..sampai tiba di halaman rumah dengan teras yang teduh, kursi panjang yang nyaman, kulihat anakku sedang dipangku oleh ayahku...iya..ayah yang sangat kurindukan sosoknya...aku berlarian menujunya seakan tak percaya ...aku ingin memluknya! dia melihatku berlari dan melepas anakku dari pangkuannya..menjulurkan tangan untuk menyambutku dalam dekapannya...ahhhh rasanya nyaman sekali berada dalam d...

Aku ingin

Aku ingin bicara berdua saja denganmu... bertanya tentang perihal masa lalu yang menurutku tidak pernah usai...tidak pernah kau akhiri tepatnya lalu sekuat apapun aku berusaha merelakan semua...sakit itu tetap ada sakit karena kepergianmu yang begitu saja sakit karena melihatmu bahagia dengannya sementara aku...masih terus mengingatmu sampai saat ini mengingat semua detail kebersamaan kita   aku ingin menemuimu... tapi tak pernah punya keberanian untuk itu aku terlalu takut takut semakin tidak bisa memulai untuk melupakanmu memulai untuk menghapusmu!   *katamu padaku malam itu   

Hampa

Dan pada akhirnya sepi ini tetap harus kujalani...entah apa bisa menikmati tapi ya memang harus seperti ini.. Satu persatu pergi dan terlihat kemana tujuannya yang masih setia bertahan dalam sepi tak ada lagi tawa menggema atau senyum sapa  semua sekedar menjalankan apa yang jadi kewajibannya kadang aku rasa hampa tapi mulai terbiasa ataukah memang begini pada akhirnya dunia kita??

Sepenuh hati

 Pada akhirnya kamu menemukan jalanmu jalan yang selama ini kamu cari, yang selama ini kamu nanti katamu ingin bertahan disini ..tapi aku tau ini tanpa pasti jadi mari sudahi...mari meniti hari sendiri lagi kamu yang selalu aku cari ..disaat semua memaki..disaat semua meneriakan egonya sendiri kamu yang tak pernah ku mengerti sampai kini.. kenapa ada orang yang selalu menyenangkan hati?

Aaarghh!!!

Samar-samar terdengar suaranya bayangnya.. aroma tubuhnya.. bahkan bayangnya.. ketika barjalan berdekatan namun tidak bersentuhan apakah ini rindu? rasanya iya...tapi hati saya sudah terkunci untuk kemudian sekedar mengakuinya ada dinding besar yang memang tidak mungkin dilalui bahkan untuk sekedar sebuah pengakuan dinding yang saya buat sendiri dinding yang saya bangun dalam sebuah kemarahan tapi kemarahan yang menurut saya wajar dia pergi pergi karena saya mengusirnya pergi karea memang seharusnya dia pergi tidak disini tidak lagi bermain dalam hati yang semakin lama semakin luas dia kuasai arghhhhh saya benci saya tidak suka situasi seperti ini tapi ini semua memang pasti terjadi entah sampai kapan